Vol. 7 No. 2 (2026): September
Open Access
Peer Reviewed

Evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien ulkus diabetikum di rumah sakit umum daerah (RSUD) haji kota makassar

Authors

Khaerani Khaerani , Nur Aisyah Zainuddin , Munifah Wayuddin

DOI:

10.29303/sjp.v7i2.648

Downloads

Received: Dec 05, 2025
Accepted: Sep 27, 2026
Published: Sep 30, 2026

Abstract

Salah satu komplikasi berat dari diabetes melitus adalah ulkus diabetikum yang meningkatkan risiko amputasi bahkan kematian pada penderitanya. Ketidaktepatan dalam pemberian antibiotik berpotensi membuat terapi gagal mencapai sasarannya sekaligus menjadi alasan terjadinya resistensi pada penggunaan antiobiotik. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran terkait pola serta menilai kerasionalan pemberian dan penggunaan antibiotik pada pasien ulkus diabetikum di RSUD Haji Kota Makassar selama tahun 2022. Desain penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan pengambilan data dengan metode retrospektif melalui penelusuran rekam medik pasien ulkus diabetikum. Penilaian rasionalitas mengacu pada formulir klasifikasi dari Kementerian Kesehatan tahun 2021, dan menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik yang tergolong rasional atau tepat hanya mencapai 17%, sementara ketidaktepatan dalam pemilihan jenis obat ditemukan pada 66% kasus dan ketidaktepatan lama pemberian pada 17% kasus. Praktik penggunaan antibiotik dalam penanganan pasien dengan ulkus diabetikum di RSUD Haji Kota Makassar masih belum memenuhi standar rasionalitas sebagaimana diatur dalam pedoman Kemenkes tahun 2021.

Keywords:

Ulkus Diabetikum, Antibiotik, Rasionalitas Antibiotik

References

Adri, K. A. (2020). Faktor risiko kasus diabetes mellitus tipe 2 dengan ulkus diabetik di rsud kabupaten sidrap. Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim.

Almira, N., Syamsul, A. and Rosida, L. (2019). Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Kepatuhan Minum Obat Anti Diabetes pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Teluk Dalam Banjarmasin. Homeostasis, 2(1), pp. 1–12.

Anggraini, W. C. (2020). Evaluasi Kualitatif Penggunaan Antibiotik pada Pasien Infeksi Saluran Kemih dengan Metode Gyssens. KELUWIH: Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran, 1-8.

Anggraeni, R. (2019). Mutu Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Yogyakarta: Deepublish.

Anita, Darwin Syamsul, S. (2019). Evaluasi Pemakaian Antibiotik Yang Rasional Pada Ispa Non Pneumonia Di Puskesmas Induk Kota Binjai. Jurnal Dunia Farmasi, 3(3), 106–114.

Aryzki, s. a. (2020). Gambaran penggunaan antibiotik pada pasien ulkus diabetikum di instalasi rawat jalan penyakit dalam rsud ulin banjarmasin periode Juli–Desember 2018. Jurnal ilmiah manuntung, 265-272.

Dewi, N. L. (2019). Hubungan Lama Menderita Diabetes Mellitus Dengan Kejadian Hipertensi Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di UPT Kesmas Gianyar I Tahun 2019. Retrieved 2020, from Jurusan Keperawatan Poltekkes Denpasar: http://repository.poltekkesdenpasar.ac.id/2287

Farrell, M. (Ed.). (2017). Smeltzer & Bare’s Textbook of Medical-Surgical Nursing. Lippincot Williams & Wilkins.

[Gde, T., Pemayun, D., & Naibaho, R. M. (2017). Clinical profile and outcome of diabetic foot ulcer , a view from tertiary care hospital in Semarang, Indonesia. Diabetic Foot & Ankle, 8(1), 1–8.

Hardiana, I. (2021). Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Pneumonia Komunitas di Instalasi Rawat inap RSPAD Gatot Subroto. Majalah Farmasi dan Farmakologi MFF 2021, 25(1):1-6,1-6.

Saeedi, P., Petersohn, I., Salpea, P., Malanda, B., Karuranga, S., Unwin, N., ... & IDF Diabetes Atlas Committee. (2019). Global and regional diabetes prevalence estimates for 2019 and projections for 2030 and 2045: Results from the International Diabetes Federation Diabetes Atlas. Diabetes research and clinical practice, 157, 107843.

Isnaini, N. &. (2018). Faktor risiko mempengaruhi kejadian Diabetes mellitus tipe dua. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah, 59-68.

Katarnida, S. S., Murniati, D., & Katar, Y. 2014. Evaluasi Penggunaan Antibiotik Secara Kualitatif di RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso. Jakarta, 15(6), 369–376.

Katzung, B. G. (2022). Basic & Clinical Pharmacology 15th Edition. North America: McGraw-Hill Education.

Kemenkes RI. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Nasional Riskesdas 2018 53, 154–165.

Kementrian Kesehatan Indonesia. 2010. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2009. Jakarta : Kementrian Kesehatan RI.

Kemenkes RI. 2021. Profil Kesehatan Indonesia 2020. Jakarta: Kemenkes RI.

Kim, T. G. (2016). Factors affecting length of hospital stay and mortality in infected diabetic foot ulcers undergoing surgical drainage without major amputation. Journal of Korean medical science, 120-124.

Lipsky et, a. B. (2012). 2012 infectious diseases society of America clinical practice guideline for the diagnosis and treatment of diabetic foot infections. Clinical Infectious Diseases.

Meriyani, H. F. (2016). Efektifitas terapi pneumonia pada pasien pediatrik diRumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar ditinjau dari parameter respiration rate. Jurnal Medikamento, 2(2).

Monteiro-Soares M, Russell D, Boyko EJ, et al. Guidelines on the Classification of Diabetic Foot Ulcers (IWGDF 2019). Diabetes Metabolism Research and Review. 2020; 36(S1):e3273.

Pibriyanti K, H. K. (2018). Anak perempuan dan obesitas sebagai faktor risiko kejadian kadar gula darah tinggi pada anak sekolah dasar. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 90-93.

Rahmawati, M. (2019). Mikrobiologi Farmasi Dasar - Dasar Mikrobiologi untuk Mahasiswa Farmasi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Rina, R. S. (2016). Faktor-faktor risiko kejadian kaki diabetik pada penderita diabetes melitus tipe 2 (studi kasus kontrol di RSUP dr. M. Djamil Padang). Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 48-60.

Sari, Y. O. (2018). Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Ulkus Diabetikum Di Instalasi Rawat Inap (Irna) Penyakit Dalam Rsup Dr. M. Djamil Padang. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 5(2), 102-111.

Tim PPRA Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2010). Pedoman Penggunaan Antibiotik (Antibiotic Guideline). Lokakarya Nasional ke-3. Bandung: 19-21 April 2010.

The WHO AWaRe (Access, Watch, Reserve) antibiotic book. (2022). Geneva: World Health Organization; 2022. Licence: CC BY-NC-SA 3.0 IGO.

WHO. (2016). International Statistical Classification Diseases and Related Health Problems. Geneva : World Health Organization.

Yan Z, Cai M, Han X, Chen Q, Lu H. (2023). The Interaction Between Age and Risk Factors for Diabetes and Prediabetes: A Community-Based Cross-Sectional Study. Diabetes Metab Syndr Obes. Jan 11;16:85-93. doi: 10.2147/DMSO.S390857. PMID: 36760587; PMCID: PMC9843502.

Yusuf, M. A. (2022). Evaluasi Penggunaan Antibiotik Dengan Metode Gyssens Pada Pasien Pneumonia Di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang Periode Juli–Desember 2019. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 215-229.

Author Biographies

Khaerani Khaerani, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Nur Aisyah Zainuddin, Program Studi Farmasi, Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, Indonesia

Munifah Wayuddin, Program Studi Farmasi, Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, Indonesia

Downloads

Download data is not yet available.

How to Cite

Khaerani, K., Zainuddin, N. A., & Wayuddin, M. (2026). Evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien ulkus diabetikum di rumah sakit umum daerah (RSUD) haji kota makassar. Sasambo Journal of Pharmacy, 7(2), 106–114. https://doi.org/10.29303/sjp.v7i2.648